Cara Perawatan Mobil Taruna Mandiri

Cara perawatan mobil Taruna atau jenis mobil lainnya seharusnya sama saja. Semua mobil meskipun berbeda-beda fiturnya tetapi untuk perawatan rutinnya pasti tidak jauh berbeda. Melakukan perawatan rutin untuk satu jenis mobil dengan jenis mobil lainnya tentu tidak berbeda jauh. Bagaimanapun semua mobil memiliki komponen yang hampir sama sehingga perawatannya juga hampir sama. Perawatan mobil bisa dilakukan di bengkel mobil, bisa juga dilakukan perawatan mandiri. Jika tidak mengerti mesin atau tidak pernah memegang mesin sama sekali memang sirekomendasikan untuk merawat berkala melalui bengkel. Biasanya para perempuan yang susah mengenali mesin-mesin mobil sehingga tidak mumpuni untuk merawat sendiri. Namun untuk laki-laki biasanya sedikit tahu tentang mesin, meskipun masih pemula soal mesin mobil masih bisa dilakukan mandiri.

Semua mobil pasti harus dilakukan pengecekan secara berkala. Tujuannya yakni untuk menjaga kondisi mesin mobil tetap prima saat digunakan. Berikut ini adalah cara perawatan mobil Taruna secara mandiri.

1.     Mengecek sistem starter mobil dengan cara mengecek baterai atau aki kendaraan. Cara mudah melakukannya adalah dengan mengecek ukuran air aki (basah) atau sisa usia pakai aki (kering).

2.     Mengecek volume oli. Oli sebaiknya diganti setiap pemakaian 10.000 km. Selain itu juga harus diganti filternya agar oli tetap jernih.

3.     Memeriksa radiator dengan tujuan agar suhu mesin tetap dingin dan performanya selalu maksimal. engecekan air radiator ini dilakukan setiap pemakaian 15.000 km.

4.     Mengecek timing belt yang mana jika ada suara-suara saat mesin mulai nyala maka dimungkinkan ada gangguan. Jika dibiarkan maka bisa membuat komponen mesin rusak.

5.     Melakukan service secara rutin. Meskipun bisa melakukan pengecekan sendiri di rumah tetap juga perlu mengecek mesin mobil di bengkel karena untuk beberapa kondisi membutuhkan alat khusus.

Itulah cara perawatan mobil Taruna dan jenis mobil lain yang serupa. Perawatan yang dilakukan diatas ternyata tidak semuanya bisa dilakukan secara mandiri. Beberapa kondisi pengecekan mobil juga harus dilakukan di bengkel karena tips perawatan mobil saja tidak cukup dan lebih membutuhkan tenaga ahli yang berpengalaman.